Organ tubuh wanita kadang memang rentan dengan penyakit berbahaya. Selain kanker payudara yang mematikan, masih banyak jenis penyakit lain termasuk penyakit pada organ reproduksi, misalnya kanker serviks, kanker leher rahim dan kista ovarium. Penyakit-penyakit jenis kanker ini tergolong ganas bahkan bisa berakibat kematian bila tidak ditangani secepatnya.

Umumnya wanita cenderung mengabaikan gejala awal kanker karena memang tidak begitu terasa. Namun permasalahan menjadi serius ketika sel kanker telah menyebar ke seluruh jaringan tubuh akibat terlambat ditangani. Contohnya penyakit kista ovarium, pada sebagian kasus penyakit ini tergolong tidak berbahaya karena bisa hilang dengan sendirinya, namun jika tidak diwaspadai bukan tidak mungkin berkembang menjadi sel kanker yang mematikan.

Penyakit Kista Ovarium

Ovarium merupakan dua buah organ kecil pada wanita yang terletak tepat disamping rahim (uterus). Ovarium ini berfungsi untuk memproduksi hormon terutama hormon estrogen yang nantinya berperan memicu proses menstruasi. Setiap bulan terjadi ovulasi dimana ovarium melepaskan sejumlah sel telur yang kemudian turun ke tabung fallopian lalu membiarkannya menjadi matang, dan selanjutnya siap untuk dibuahi.
Penyakit kista ovarium merupkan kondisi dimana terjadi pembesaran pada organ ovarium yang disebabkan oleh cairan yang memenuhi ovarium. Cairan yang memenuhi ovarium tersebut biasanya terjadi pada masa subur atau pada saat sel telur siap dibuahi.

Gejala Penyakit Kista Ovarium

Gejala penyebab penyakit kista ovarium biasanya berbeda-beda pada setiap wanita. Tapi secara umum, wanita yang menderita penyakit kista ovarium merasakan salah satu atau beberapa gejala berikut ini:

Ritme buang air kecil yang tidak menentu, kadang susah tapi kadang malah terlalu sering Rasa nyeri dan kembung di area perut diikuti rasa mual dan muntah Rasa nyeri di punggung bagian bawah kemudian menjalar ke pinggang Timbul rasa nyeri yang berlebihan saat melakukan hubungan seksual Mengalami penambahan berat badan secara signifikan (obesitas) Selera makan sangat rendah dan selalu merasa kenyang Ketika mengalami menstruasi terasa nyeri yang teramat sangat diikuti pendarahan yang tidak seperti biasanya

Untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kista ovarium, harus dilakukan melalui tes ultrasound, MRI dan yang paling penting adalah pengecekan hormon. Dengan mengonsumsi jenis obat tertentu, kista ovarium dapat sembuh dan hilang dengan sendirinya. Namun meskipun begitu harus tetap diwaspadai dan diawasi, dan sebaiknya kembali melakukan pemeriksaan setelah 1 hingga 3 bulan pasca pengobatan. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kista tersebut. Jika kista tetap seperti semula dan malah timbul rasa nyeri di organ kewanitaan dan beberapa bagian tubuh lainnya, sebaiknya dilakukan tindakan medis lebih lanjut, seperti operasi atau pembedahan.

Jika dipikir secara rasional sebenarnya tidak ada penyakit yang tidak berbahaya, apalagi penyakit yang berhubungan dengan organ dalam. Jadi dalam hal ini langkah pencegahan jauh lebih efektif dibanding pengobatan yang membutuhkan proses lama serta biaya yang tidak sedikit.

Lalu adakah obat herbal kista ovarium yang terbukti manjur, biasanya di dunia kedokteran seseorang yang menderita kista langsung didiagnosa untuk di operasi untuk mengangkat kista yang ada di dalam rahim, tapi kini ada solusi cara mengobati kista ovarium yang aman dengan herbal. Obat penyakit kista ovarium tersebut merupakan produk rekomendasi dokter boyke, yaitu Ladyfem. Banyak yang sudah mencoba melakukan pengobatan kista ovarium dengan rutin mengkonsumsi Ladyfem dan terbukti berangsur-angsur kistanya hilang dan sembuh total. Silahkan anda coba gunakan Ladyfem untuk obat kista yang alami terbuat dari bahan herbal dan sudah memiliki sertifikasi dari BPOM.
 
Nada Ekanova Atasya © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top