Pasti salah satu dari anda pernah mengalami hal yang tidak mengenakkan saat berciuman, khususnya kaum wanita. Ya, terkena janggut atau kumis pasangannya. Rasanya seperti tertusuk duri bukan? Jadi menurut anda harusnya bagaimana? Haruskah kumis dan janggut di cukur? Sebelum melakukan hal tersebut yuk mari kita simak dulu apa fungsi kesehatan dari kumis atau janggut brewok itu sendiri.

Kumis dan janggut dengan ketebalan tertentu dapat menghambat paparan sinar matahari secara langsung sehingga kulit pada wajah anda tidak mudah iritasi atau terbakar karena panasnya sinar matahari. Kumis dan janggut juga bisa menunda penuaan dini pada kulit wajah anda. Selain itu kumis dan janggut dapat melawan batuk dan pilek serta meminimal resiko kambuhnya asma bagi pria yang mempunyai riwayat penyakit asma.

Video : Brewok dan Janggut Seksi untuk Kesehatan
Selain terlihat lebih gagah, berkumis atau berjanggut berfungsi juga menjaga kesehatan
Kumis juga bisa membuat pria menjadi lebih percaya diri, karena kebanyakkan pria beranggapan jika mempunyai kumis atau brewokan mereka merasa "maco" atau gagah. Kumis juga dapat dibuat sebagai identitas, seperti Pak Raden dalam tokoh Unyil yang khas akan kumisnya tersebut. Ada juga Jojon, bila kita sudah melihat kumisnya pasti akan tahu kalau itu adalah Jojon (komedian).

Bagaimana? masih ingin mencukur kumis atau janggut anda? Setelah mendengar banyak manfaat kesehatan dari kumis dan janggut diatas mungkin anda akan berpikir dua kali bukan?

Untuk lebih jelasnya silahkan simak video dari Dr.OZ Indonesia berikut ini yang menjelaskan manfaat dari kumis dan janggut serta tips menumbuhkan brewok bagi anda yang ingin mempunyai kumis yang lebat.

Video : DR OZ INDONESIA - Brewok dan Janggut Seksi untuk Kesehatan
sumber : Youtube (DR OZ INDONESIA)
 
Nada Ekanova Atasya © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top